PG/VG Atau VG/PG, Mana Yang Benar?

PG/VG Atau VG/PG, Mana Yang Benar?

Tips & Trick 0 Responses

Pada saat kita membeli sebuah liquid, seringkali kita mendapati tulisan 60/40 ataupun 40/60 tanpa penjelasan lebih lanjut, apakah itu maksudnya PG/VG atau VG/PG?

Apabila kamu termasuk salah satu pengguna rokok elektrik veteran, pastinya kamu ingat di masa lalu, sekitar tahun 2010 sampai dengan tahun 2014, device rokok elektrik yang umum digunakan, hampir tidak ada yang dapat digunakan dengan liquid yang sangat kental (VG yang tinggi membuat liquid menjadi jauh lebih kental).

Tabung rebuildable yang dijual pada masa itu, mempunyai saluran udara (airhole) yang sangat kecil dibandingkan tabung keluaran masa kini. Dan memiliki lubang keluar masuk liquid yang kecil agar tidak mudah bocor. Masa itu adalah masa-masa awal berkembangnya industri rokok elektrik, dan memiliki sebuah device yang mampu memberikan power sampai 15 watt saja sudah dianggap sangat mewah. Pada masa itu, mechanical mod menjadi sangat terkenal karena dapat memberikan power yang jauh lebih tinggi dibandingkan regulated device. Kebalikan dari sekarang.

Keterbatasan teknologi rokok elektrik pada masa itu menyebabkan liquid yang beredar di pasaran semuanya menggunakan Propylene Glycol (PG) yang lebih banyak dibandingkan Vegetable Glycerin (VG). Yang membuat semua liquid pabrikan menggunakan konvensi penulisan standar PG/VG, seperti 80/20 ataupun 70/30, dikarenakan pada masa itu, PG jauh lebih banyak dipakai untuk VG.

Hal ini pun kemudian menjadi kebiasaan yang umum digunakan di dunia vaping, untuk menuliskan nilai persentase PG terlebih dahulu, diikuti dengan nilai persentase VG setelahnya. Konvensi ini menjadi sebuah standar penulisan nilai rasio PG/VG di seluruh dunia sampai sekarang.

Jadi, 20/80 maksudnya adalah bahwa liquid tersebut mempunyai rasio Propylene Glycol (PG) sebanyak 20%, dan Vegetable Glycerin (VG) sebanyak 80%.